Drama SMA “Ayat-ayat cinta new version”

NAMA PEMAIN:

  1. IMAM MA’ARIF SEBAGAI ZAHRI
  2. SITI ROMLAH SEBAGAI ASIYAH
  3. NURCAHYA SEBAGAI TARIA
  4. LENI KURNIASIH SEBAGAI TUKIYEM
  5. FITRIA ARISANTY SEBAGAI IBU ASIYAH
  6. AFIFA PUSPITA.S SEBAGAI IBU KOST

 

 

KELAS XII IPA 2

 

SMA NEGERI 1 GUNUNG PUTRI

 

 

 

 

Di Kampus AL-AZHAR mesir, ada seorang mahasiswa Indonesia bernama “ Zahri’, dia berteman dengan seorang perempuan bernama “Taria”.Suatu hari, Zahri bertemu dengan seorang mahasiswi yang baru dia kenal, yaitu bernama “Asiah”.

Ketika sedang berjalan di kampus, tiba-tiba……

Asiah : “ aauuu………”(bukunya terjatuh)

Zahri : “ maaf, saya tidak sengaja……”(Sambil membantu Asiah berdiri)

Lalu Asiah pergi dengan begitu cepatnya, dan tak sadar kalau bukunya terjatuh.Akhirnya Zahri membawanya pulang.

Di kost-kostan zahri bertemu dengan Taria, gadis yang juga kuliah di AL-ADZHAR.Lalu mereka duduk berdua di teras depan kost-kostan dan Zahri bercerita tentang kejadian dikampus tadi.

 

Zahri  : “ Taria, aku mau cerita nih sama kamu…”

Taria  : “ Tentang apa?   ”

Zahri  : “ Kamu tau gak sih…tadi dikampus aku bertemu dengan perempuan yang sangat cantik dan angguuuuun banget, walaupundi pake gamis, jilbab, dan juga cadar tapi aku yakin dia itu adalah perempuan yang cantik…!”

Taria : “ Tapi gimana kamu tau kalo dia itu cantik, katanya dia pake cadar…?”

Zahri : “ Ya…dari tingkah lakunya doong, angguuun banget, kayanya aku LOVE AT THE FIRST SIGHT dech…”

Taria : “ Oyaaa…masa sih!”

Mendengar cerita Zahri, hati Taria sangat sedih dan patah hati, karena sebenarnya taria juga menyuikai zahri.

Dalam hati maria,(HEMMM…FAHRI,,, KAMU TAU GAK SIH…KALO AKU ITU SAYAAAANG SAMA KAMU,DARI DULU,,,DARI KAMU BELUM LAHIR KALI,,EH,GA JUGA SIH,ITU MAH TERLALU LEBAY,POKOKNYA HATIKU TERSAYAT-SAYAT…DENGAR CERITA KAMU…L!)

Melihat maria yang sedang bengong, Zahri menegur Taria

 

Zahri : “ Woy…kamu kenapa?”

Taria  : “ oh…ga kenapa-kenapa qoo…!”

Zahri : “ Ooh…yaudah, aku mau nelpon perempuan tadi ah, dibuku ini ada nama sama nomor telponnya nih,.assalamualaikum,apa ini Asiah?”

Asiah : “ Ya…benar, ini siapa?”

Zahri : “ Aku zahri, yang tadi siang nabrak kamu dikampus,sekarang buku kamu ada di aku, tadi ketinggalan.”

Asiah : “ Oooh gitu, terus aku ngambilnya gimana?”

Zahri : “ Ya sudah, besok kita ketemu di kantin kampus,gimana?”

Asiah : “ Ok…Assalamualaikum”

Zahri : “ Waalaikumsalam”

Setelah zahri menutup telephonenya tiba-tiba ibu kos datang

Ibu kos : “woy…Astagfirullah fahri…sedang apa kalian berdua ini kan sudah malam! Gak baca tuh tulisan di tembok???”

Zahri : “apaan bu?”

Ibu kost : “tuh!!! Yonde kudasai!!”

Zahri : “oh y…y…maaf bu khilaf”

Ibu kost : “oh…y sudah lah, oya…mana?” (sambil menengadahkan tangan)

Zahri : “apa lagi sih bu…?”

Ibu kost : “uang kooooooooooooost…………!!!!!!!!!” (sambl teriak)

Zahri : “uang kost?” (sambil melirik maria) “lariiii…”

Ibu kost : “woy……dasar bocah sableng!”

Setelah kejadian mengembalikan buku kepada asiyah di kantin al-azhar zahri dan asiyah semakin sering bertemu dan semakin dekat terutama bertemu di kantin kampus. Suatu hari di kantin kampus…

Taria : “Yem kamu tahu gak sih,aku tuh suka sediiiih……banget kalau denger curhatan si zahri,masa tiap hari ceritanya tentang si asiyah……terus,coba dia tahu perasaan aku!”

Tukiyem : “y ampuun…sabar y tar,kamu juga sih gak mau jujur”

 

Tiba-tiba zahri dan asiyah datang ke kantin juga, mereka duduk di seberang taria dan tukiyem

 

Zahri : “asiyah kamu tahu gak sih kalo mata kamu indaaahhhhh…banget,bagaikan panasnya panasnya GLOBAL WARMING  yang melelehkan kutub hati Q”

Asiyah : “ah masa sih?” (asiyah pun tersipu malu)

 

Lalu tukiyem merasa harus membantu taria yaitu dengan cara mendatangi meja zahri dan asiyah, walaupun taria melarang

Tukiyem : “assalamualaikum fahri”

Zahri : “wa’alaikum salam yem, ada apa?”

Tukiyem : “kamu lagi makan yah sama siapa nih, asiyah kan?”

Zahri : “y,,,mang kenapa?”

Tukiyem : “kok kamu mau sih, emang kamu gak mikir yah?”

Zahri : “mikir apa?” (dengan muka bingung)

Tukiyem : “y…gak apa2……siapa tahu aja di balik cadarnya itu…dia tompelan…giginya tonggos…idungnya pesek…atau bahkan gak punya gigi sama sekali alias ompong gitu…hayolo…ha…ha…ha…”

Taria : “yem kamu tuh apa-apaan sih gak sopan banget deh!”

Zahri : “masa sih yem?” (sambil memperhatikan asiyah)

Tukiyem : “y…aku kan Cuma nebak-nnebak aja”

Asiyah : (menggebrak meja)“kalian tuh jahat banget sama aku…” (lalu asiyah pun berlari pergi)

Zahri : “asiyah………jangan pergiiii……!”

 

Setelah kejadian itu zahri menjadi semakin dekat dengan asiyah dan sebaliknya semakin jauh dengan taria hingga satu tahun kemudian zahri memutuskan untuk melamar asiyah, meskipun belum tahu bagaimana asiyah yang sebenarnya

Sehari sebelumm pertunangan zahri, taria bertemu dengan asiyah

 

Taria : “assalamualaikum asiyah”

Asiyah : “wa’alaikum salam siapa yah kamu???” (denagn suara judesnya)

Taria : “aku taria temannya zahri”

Asiyah : “oh……kamu denger-denger katanya kamu suka yah sama zahri, sabar dan ikhlas yah…karena besok,aku mau tunangan sama zahri,ha…ha…ha…”

Tukiyem : “hey kamu tuh sombong sekali sih, dasar perempuan munafik, did epan zahri aja anggun, kamu gak pantes pakai cadar itu” (sambil mencoba membuka cadar yang dipakai asiyah)

Asiyah : “hey…don’t touch my face! Udah ah aku gak ada waktu buat kalian, assalamualaikum”

Taria : “wa’alaikum salam”

Asiyah : (asiyah tiba-tiba kembali menghampiri taria)“oya taria,ikhlas…ikhlas…”

Tukiyem : “huh…dasar nenek sihir bercadar!!!! Aku yakin ada yang gak beres sama dia”

Akhirnya pertunangan itu pun tiba…

Ibu asiyah : “waaah…anakku gak kerasa kamu udah mau dilamar orang sama zahri lagi mahasiswa al-azhar paling agnteng turunan ningrat pula”

Asiyah : “ah…umi aku jadi maluuu……”

Ibu asiyah : “y, kamu sangat beruntung, walaupun lkamu gak secantik umi sih…ha…ha…”

Asiyah : “umi…diem deh,jangan bikin aku kesel, oya kayaknya zahri udah dating tuh,aduhh……aku harus gimana yah…aku harus ngapain? Jadi deg-degan…”

Zahri : “assalamualaikum asiyah, aku mau to the point aja yah, asiyah will you marry me???”

Asiyah : “I will…zahriku”

Ibu asiyah : “susiiiis……”

Zahri : “afwan umi, so sweet bukannya susis……”

Ibu asiyah : “oh…maaf, abis muka kamu mengingatkan seseorang sih,he…he…”

 

Lalu zahri mengeluarkan sesuatu yang dibawanya…ternyata adalah cincin dan zahripun memasangkan cincin itu kepada asiyah

 

Zahri : “astagfirullah aladzim…waduh gimana nih gawat!!! “

Ibu asiyah : “ada apa?”

Zahri : “cincinnya……tidak cukup di jari kamu asiyah”

Asiyah : “apa?????? I don’t believe it!”

Ibu asiyah : “tenang sayang tenang……kamu sih terlalu sering berendam jadi melar deh badanmu”

Asiyah : “umi…umi tuh ngomong apa sih, tega banget…”

Lalu tiba-tiba taria dan tukiyem pun datang…

Taria : “zahri……”

Zahri : “taria ada apa?”

Asiyah : “hey…kamu ngapain ke sini???”

Tukiyem : “dia itu…nenek sihir bercadar zahri, dia jahat!”

Lalu tukiyem berlari dan menarik cadar asiyah…

Asiyah : “aaahhh………!!!”

Taria dan zahri : “apaaaa……!!!”

Taria : “wow…unpredictable!!!”

Tukiyem : “amazing ancuuur…”

Asiyah : “umiiiii……” (sambil menangis dan memeluk ibunya)

Zahri : “asiyah kamu sudah tidak jujur pada ku, maaf aku tidak bisa melamarmu,maaf…!!!”

Asiyah : “zahri……!!! Jangan tinggalkan aku…”

Zahri : “maaf asiyah aku tidak bisa…dan kamu taria, kamu telah menyadarkanku,kalau gitu aku mau melamarmu saja, will you marry me???”

Taria : “y…pasti”

Asiyah : “tidaaakkk………!!!!”

THE END

One thought on “Drama SMA “Ayat-ayat cinta new version”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s